Nias Selatan Targetjurnalis Com – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Onolalu sejak hari sabtu pagi (14/10/23 ) sampai minggu (15/10/23)menyebabkan banjir dan merusak jembatan sungai Demba penghubung lima desa di Kecamatan Onolalu kabupaten Nias selatan. Jembatan yang terbuat dari pohon kelapa itu hanyut terbawa arus. 
Salah Seorang Guru honorer SD Negeri O71112 Hilinamozaua Falilini Bago SH, yang selalu menyebrangi jembatan Sungai Demba tersebut menjelaskan bahwa peristiwa putusnya jembatan terjadi pada hari Sabtu 14/10/2023 sekira pukul 09.00 WIB. Akibatnya kegiatan masyarakat maupun para Guru honorer terhambat karena tidak ada jembatan.
“Warga dan Para guru honorer dan tenaga medis di puskesmas Onolalu yang akan melakukan aktivitas harus menyebrang sungai, dan tentunya harus berhati-hati karena arus air masih deras,” kata falalini Bago.
Falalini Bago SH mengatakan jembatan darurat tersebut sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat, relawan, dan Termasuk pemerintah desa Yang tiga desa pada akhir tahun 2023. Langkah ini diambil karena masyarakat frustasi dengan lambatnya pembangunan jembatan yang dijanjikan pemerintah kabupaten Nias Selatan dalam hal ini dinas PUPR.
“Selain jembatan, banjir juga merusak tanggul penahan banjir di sekitar pemukiman warga sepanjang beberapa meter . Harapan saya agar segera dibangun jembatan secara permanen,” ungkapnya.Falalini Bago
Falalini Bago SH mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang selama bertahun-tahun hanya memberikan janji pembangunan tanpa tindakan nyata.
“Sekarang sudah masuk tahun politik, kami sudah kenyang dengan janji politik para calon DPRD maupun bupati, intinya kami butuh pembangunan jembatan dan jalan agar kampung kami tidak menjadi kampung yang terisolir,” tandasnya.
( Fanema Bago)


