Nias Selatan Targetjurnalis Com – SMP Negeri 4 Tumari Kecamatan Lolomatua melaksanakan Rutinitas Apel Pagi pada hari ini Juma’at 29/09/23, Apel pagi ini dilaksanakan oleh para Bapak /Ibu guru, staf dan juga siswa kelas VIII.
Apel pagi ini dilaksanakan sebagai rutinitas setiap hari sebelum memulai aktivitas proses belajar mengajar
Ibu Arnis Luaha S. Pd Selaku Pembina Apel pada pagi hari ini dengan Mengangkat sebuah topik ” Stop Bullyng “. Serta menjelaskan kepada siswa dan siswi tentang Definisi kata-kata “stop bullying” adalah ajakan untuk menghentikan tindakan bullying dan mendorong tindakan yang positif dan penuh kebaikan di sekitar kita. Pentingnya kata-kata “stop bullying” terletak pada fakta bahwa tindakan bully bisa memiliki dampak yang sangat merusak, baik bagi korban maupun pelaku bully.Imbuhnya.
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa bullying dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori yaitu:
Kontak fisik langsung, yaitu tindakan memukul, mendorong, menggigit, menjambak, menendang, mengunci seseorang dalam
ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang yang dimiliki teman.
Kontak verbal langsung, yaitu tindakan mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama (name-calling), sarkasme, merendahkan (put-downs), mencela/mengejek, mengintimidasi, memaki, menyebarkangossip antar teman.
Perilaku non-verbal langsung, yaitu tindakan melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam;biasanya disertai oleh bullying fisik atau verbal.
Selanjutnya Ibu Ar. Luaha Mengakhiri pesannya kepada para siswa yaitu menasehati kepada siswa untuk menghindari perilaku bullying di lingkungan Sekolah SMP negeri 4 Tumari dan sekitarnya. 
Ar. Luaha menjelaskan kepada siswa bahwa yang dimaksud dengan bullying perundungan merupakan segala bentukb penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
Ibu Ar. luaha berharap, siswa dapat mengetahui perilaku mana saja yang termasuk perilaku bullying sehingga mereka tidak melakukannya. Sebab, bullying yang biasa terdapat di lingkungan wilayah sekolah dan sekiatarnya akan membuat persahabatan dan proses belajar siswa akan terhambat.
( FanemBago/Kaperwilkepnias ) .


