Nias Selatan Target Jurnalis Com -Penjaringan kesehatan anak sekolah merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi para siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.
Kegiatan ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Onolalu pada hari Jumat tanggal 19 Agustus 2022 di SMK Negeri 1 Atap Onolalu. 
Kepala Puskemas Onolalu OHITO Laia, SKM Menyampaikan Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa dan siswi SMK Negeri 1 Atap Onolalu .
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut petugas Puskesmas kecamatan onolalu memberikan materi tentang kesehatan yang sering sekali dialami oleh masyarakat Indonesia yaitu kurang darah atau yang biasa disebut anemia. Anemia atau kurang darah merupakan masalah kesehatan yang dapat dialami oleh semua kelompok usia, dari usia balita hingga orang tua. Anemia juga dialami oleh remaja putri (rematri). Remaja putri (rematri) yang mengalami anemia biasanya disebabkan karena banyak kehilangan darah atau kekurangan darah pada saat menstruasi.
Lanjutnya Untuk pencegahan terhadap hal ini rematri diberikan sosialisasi tentang penggunaan tablet tambah darah.
Tablet penambah darah diberikan setiap hari Jumat dan selama masa menstruasi. Tablet penambah darah ini berguna untuk membantu rematri agar tidak kekurangan darah selama menstruasi. Rematri yang menderita anemia memiliki risiko terkena anemia pada saat kehamilan. Hal ini tentu memiliki dampak yang buruk bagi pertumbuhan janin dalam kandungan dan sangat mungkin menimbulkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Bahkan bisa mengakibatkan stunting/kekurangan gizi pada proses tumbuh kembang anak.
Oleh sebab itu, rematri diharapkan melakukan upaya pencegahan anemia dengan cara, yaitu:
Mengonsumsi asupan makanan yang kaya akan zat besi
Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C
Mengonsumsi suplemen penambah zat besi
Penjaringan kesehatan anak sekolah yang di programkan Puskesmas Paguyangan meliputi pemberian tablet penambah darah bagi remaja putri, pemeriksaan status gizi melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan ketajaman indra (pengelihatan dan pendengaran), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pengukuran kebugaran jasmani dan pengukuran tinggi badan serta berat badan (BB).


Screening kesehatan ini sangat membantu dalam mendeteksi masalah kesehatan reproduksi remaja sehingga dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan terhadap berbagai macam masalah kesehatan pada remaja. Dari kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Onolalu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menjaga pola hidup sehat.
( Fanema Bago ).


